Ketika Dua Gus Bersua di BSD: Dari Canda Tawa Ringan Hingga Mahakarya Sang Mindshifter!
Dari Gelas Kopi hingga Visi Besar: Perjumpaan Hangat di BSD yang Melahirkan Ekosistem Kolaborasi Terpadu
Sore kemarin, 25 Agustus 2026, takdir kembali menuntun langkah saya menembus riuh kawasan elite The Breeze BSD, Tangerang Selatan. Di tengah lanskap bisnis yang megah dan berkelas itu, saya kembali bersua dengan GUZ REZA — seorang mindshifter nan inspiratif yang petuah-petuahnya tak pernah gagal memantik pencerahan.
Jauh sebelum ruang dan waktu mempertemukan kami secara fisik, saya telah lebih dulu "mengenal" beliau lewat lembaran buku-buku karyanya serta wara-wiri pemikirannya di layar kaca. Namun, qodarullah, garis takdir berkehendak lain pada 2017 silam. Di Gedung 165 Jakarta Selatan, dalam perhelatan Capacity Building for Dai, kami dipertemukan secara langsung. Dari perjumpaan penuh keberkahan itulah babak baru dimulai; saya dipercaya mengemban amanah sebagai bendahara di salah satu chapter IMAS (International Motivator Association of Indonesia).
Pertemuan demi pertemuan berjalin kelindan, hingga bermuara pada obrolan sore kemarin. Di tengah suasana sore yang hangat dan santai, dialog kami mengalir begitu lugas.
"Apa kabar, Gus?" sapa beliau penuh kehangatan.
"Alhamdulillah," jawab saya dengan tersenyum.
Beliau kemudian melontarkan pertanyaan yang mengiringi tawa ramah, "Istri Doktor, ya?"
Sambil tersenyum , saya pun langsung meralatnya, "Sekarang sudah guru besar, Profesor, Guz."
Gelak tawa dan obrolan ringan itu terus mengalir hangat, hingga akhirnya perbincangan kami bermuara pada pemikiran terobosan beliau mengenai Model Trilogi Kemitraan Strategis, sebuah gagasan sarat makna yang merajut tiga pilar maha karya dalam satu Ekosistem Kolaborasi Terpadu: AVERROES 45 hadir sebagai komando spiritual dan intelektual yang mengorkestrasi arah, kultur, serta akselerasi pertumbuhan lewat formula 6I (Invite, Insight, Inspire, Influence, Impact, Internalize) dan 2F (Focus to the System, Follow the Mentor); PRO-LAKU berdiri kokoh sebagai jangkar eksekusi membumi yang mengawal siklus produksi, distribusi, inovasi operasional, hingga purna jual demi keberlanjutan bisnis; sementara PT RMI (Republik Mentor Indonesia) menjadi tempat penyemaian jiwa kepemimpinan yang berfokus pada edukasi terstruktur, penguatan jaringan, serta pengembangan komunitas untuk mencetak para mentor penggerak peradaban masa depan.
Sore itu, di bawah langit BSD, saya kembali menyadari bahwa sebuah gagasan besar ketika disentuh oleh kedalaman jiwa seorang mindshifter tak hanya melahirkan angka-angka pertumbuhan bisnis, melainkan sebuah warisan perubahan yang hidup dan bernyawa.
Penulis Gus Isqowi
Maestro Muhasabah, Founder Rumah Dai, dan Penggagas Gerakan Pulang melalui Majlis Pulang. Mengembangkan Metode Pulang Berbasis Gravitasi Spiritual untuk mengajak manusia kembali kepada Allah.